fbpx

Apa Itu Amenorrhea? Berbedakah Dengan Menopause? Ladies Wajib Tahu!

Apa Itu Amenorrhea? Berbedakah Dengan Menopause? Ladies Wajib Tahu!

amenorrhea - Apa Itu Amenorrhea? Berbedakah Dengan Menopause? Ladies Wajib Tahu!

Apa itu Amenorrhea?

Secara klinis setiap wanita remaja (mulai 13 tahun) hingga dewasa umumnya akan mengalami siklus menstruasi setiap bulan nya. Nah, Amenorrhea atau yang juga biasa disebut amenore adalah situasi dimana seorang wanita tidak mengalami menstruasi atau datang bulan. Amenorrhea ini sendiri terbagi dalam 2 jenis yakni amenorrhea primer dan amenorrhea sekunder. Amenorrhea primer terjadi ketika seorang gadis belum pernah menstruasi tetapi telah melalui perubahan lain pada pubertas dan berusia lebih dari 15 tahun, sementara itu amenorrhea sekunder adalah situasi dimana seorang wanita usia subur yang tidak sedang hamil, tidak mendapat haid kembali setelah 6 bulan dari haid terakhir.

Penyebab

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan amenorrha pada wanita, berikut beberapa diantaranya :

  1. Cacat lahir
    organ reproduksi yang tidak berkembang sempurna termasuk penyempitan atau penyumbatan bagian leher rahim (serviks), tidak adanya uterus atau vagina, dan vagina yang terbagi menjadi 2 bagian (sekat vagina).
  2. Perubahan hormon alami
    amenore akan terjadi selama kehamilan, menyusui dan menopause.
  3. Disebabkan oleh obat
    Obat dapat menyebabkan amenore. Obat tersebut termasuk kontrasepsi, antipsikotik, antidepresan, obat tekanan darah, obat kemoterapi kanker dan beberapa obat alergi.
  4. Berat badan rendah
    Berat badan yang 10% lebih rendah dari berat badan normal dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang dapat menghentikan ovulasi. Beberapa kondisi seperti bulimia dan anoreksia dapat menyebabkan ini terjadi.
  5. Stres
    Stres dapat mengubah fungsi hipotalamus, yang merupakan daerah yang mengontrol siklus menstruasi. Hal ini biasanya bersifat sementara dan siklus menstruasi akan kembali bila stres berkurang.
  6. Olahraga yang berlebihan
    Aktivitas fisik, seperti balet, yang membutuhkan pelatihan intensif dapat mengganggu siklus menstruasi.
  7. Gangguan yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon
    Hal ini termasuk kondisi seperti sindrom ovarium polikistik, gangguan tiroid, tumor hipofisis atau menopause dini.

Tanda dan Gejala

Wanita yang mengalami amenorrhea biasanya akan mengalami beberapa gejala umum seperti berikut :

  • Tidak menstruasi.
  • Rambut rontok.
  • Nyeri kepala.
  • Nyeri panggul
  • Timbul jerawat.
  • Gangguan penglihatan.
  • Tumbuh bulu-bulu halus pada wajah.
  • Keluar cairan dari puting susu.

Pengobatan

Pengobatan yang dilakukan pada amenorrhea harus berdasarkan penyebab yang mendasarinya. Beberapa cara yang dianjurkan dokter, antara lain:

  • Terapi hormon, operasi, atau keduanya, pada amenorrhea yang disebabkan cacat bawaan lahir yang menyebabkan kelainan anatomi.
  • Obat seperti medroksiprogesteron dan pengganti estrogen, pada wanita dengan adult-onset hiperplasia adrenal, kegagalan ovarium dini, dan hipotiroidisme.
  • Penurunan berat badan dengan diet, olahraga, serta pemberian metformin, dapat dilakukan pada wanita dengan sindrom ovarium polikistik (SOPK).
  • Konsultasi dengan dokter spesialis genetik, pada wanita yang mengalami kondisi tidak haid yang diakibatkan karena faktor keturunan.

Untuk membantu mengatasi kondisi amenorrhea ini, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan :

  • Periksalah ke dokter atau spesialis secara teratur
  • Minumlah obat atau ubahlah dosis obatnya berdasarkan instruksi yang benar dari dokter Anda
  • Jangan menggunakan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran, produk herbal, atau obat lain tanpa mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker
  • Jagalah berat badan yang sehat dan lakukan diet yang seimbang
  • Jangan olahraga yang berlebihan atau melakukan rutinitas latihan yang berat

Related Posts---

Leave A Reply---

WhatsApp Kami