Apa Itu Amenorrhea – Klinik Atlantis Medan

Apa Itu Amenorrhea

Apa Itu Amenorrhea

Amenorrhea adalah keadaan tidak adanya haid untuk sedikitnya 3 bulan berturut-turut. Lazim diadakan pembagian antara amenorrhea primer dan amenorrhea sekunder. Kita berbicara tentang amenorrhea primer apabila seorang wanita berumur 18 tahun keatas tidak pernah mendapat haid, sedangkan pada amenorrhea sekunder penderita pernah mendapat haid, tetapi kemudian tidak dapat lagi.

Amenorrhea adalah tidak ada atau berhentinya menstruasi secara abnormal yang diiringi penurunan berat badan akibat diet penurunan berat badan dan nafsu makan tidak sehebat pada anoreksianervosa dan tidak disertai problem psikologik.

Amenorea adalah tidak adanya haid menstruasi. Terlepas dari masa kanak-kanak, kehamilan, menyusui dan menopause, tidak adanya haid mungkin karena masalah dengan sistem reproduksi. Salah satu penyebab paling umum dari amenorea adalah gangguan hormonal.

Produksi hormon seks wanita estrogen dan progesteron dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk gangguan tertentu reproduksi, penurunan berat badan, berat badan, stres emosional atau berolahraga.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AMENORRHEA

1. Faktor Internal

  • Organ Reproduksi
    Faktor yang mempengaruhi amenorrhea adalah vagina tidak tumbuh dan berkembang dengan baru, rahim yang tidak tumbuh, indung telur yang tumbuh. Tidak jarang ditemukan kelainan lebih kompleks pada rahim atau rahim tidak tumbuh dengan sempurna. Kelainan ini disebut ogenesis genitalis bersifat permanen artinya wanita tersebut tidak akan mendapatkan haid selama-lamanya.
  • Hormonal
    Alat reproduksi wanita merupakan alat akhir (endogen) yang dipengaruhi oleh sistem hormonal yang komplek. Rangsangan yang datang dari luar masuk dipusat panca indra diteruskan melalui Striaeterminalis menuju pusat yang disebut “Puberitas Inhibitor” dengan hambatan tersebut tidak terjadi rangsangan terhadap hypotalamus, yang akan memberikan rangsangan pada “Hipofise Pars Posterior” sebagai “Mother of Glad” (Pusat kelenjar-kelenjar).
    Beberapa penyakit kronis yang menjadi penyebab terganggunya siklus haid, Kanker payudara dan lain-lain. Kelainan ini menimbulkan berat badan yang sangat rendah sehingga datangnya haid akan terganggu.

2. Faktor Eksternal

  • Status Gizi
    Kecukupan pangan yang esensial baik kualitas maupun kuantitas sangat penting untuk siklus menstruasi. Setiap orang dalam siklus hidupnya selalu membutuhkan dan mengkonsumsi berbagai bahan makanan yang mengandung zat gizi. Zat gizi mempunyai nilai yang sangat penting yaitu untuk memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan dan perkembangan.
  • Gaya Hidup
    Gaya hidup terutama perilaku makan dengan porsi yang cukup dan sesuai jadwal serta mengandung gizi seimbang ( 4 sehat 5 sempurna) dapat menyebabkan kondisi tubuh terasa fit dan terhindar dari kekurangan gizi sehingga siklus menstruasi berjalan normal.

Amenorea dibagi menjadi dua kategori:

  • Amenorea primer – haid belum dimulai sampai umur 14 tahun dan tidak ada tanda-tanda karakteristik generatif lainnya (seperti mengembangkan pay udara dan rambut kemaluan), atau haid tidak dimulai sampai usia 16 tahun, meskipun karakteristik generatif lainnya telah dikembangkan.
  • Amenorea sekunder – haid telah berhenti selama sekitar enam bulan.

Siklus menstruasi

Struktur otak yang dikenal sebagai hipotalamus dan kelenjar hipofisis berinteraksi untuk mengontrol siklus menstruasi. Kelenjar pituitari memproduksi hormon yang merangsang ovarium untuk memproduksi estrogen dan progesteron. Hormon-hormon ini menebalkan lapisan rahim (uterus) untuk mempersiapkan kemungkinan kehamilan.

Ketika kehamilan tidak terjadi, kadar hormon menurun dan dinding rahim terlepas. Ini disebut haid atau menstruasi. Siklus ini kemudian berulang. Gangguan hipotalamus, kelenjar pituitari atau ovarium dapat mengganggu menstruasi, yang kemudian menyebabkan amenorea.

Tanda dan gejala yang muncul diantaranya :

  • Tidak terjadi haid
  • Produksi hormon estrogen dan progesteron menurun.
  • Nyeri kepala
  • Badan lemah

Tanda dan gejala tergantung dari penyebabnya :

  • Jika penyebabnya adalah kegagalan mengalami pubertas, maka tidak akan ditemukan tanda – tanda pubertas seperti pembesaran payudara, pertumbuhan rambut kemaluan dan rambut ketiak serta perubahan bentuk tubuh.
  • Jika penyebanya adalah kehamilan, akan ditemukan morning sickness dan pembesaran perut.
  • Jika penyebabnya adalah kadar hormon tiroid yang tinggi maka gejalanya adalah denyut jantung yang cepat, kecemasan, kulit yang hangat dan lembab.
  • Sindroma Cushing menyebabkan wajah bulat ( moon face ), perut buncit, dan lengan serta tungkai yang lurus.

Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada amenorrhea :

  • Sakit kepala
  • Galaktore ( pembentukan air susu pada wanita yang tidak hamil dan tidak sedang menyusui )
  • Gangguan penglihatan ( pada tumor hipofisa )
  • Penurunan atau penambahan berat badan yang berarti
  • Vagina yang kering
  • Hirsutisme ( pertumbuhan rambut yang berlebihan, yang mengikuti pola pria ), perubahan suara dan perubahan ukuran payudara.

Diagnosis amenorrhea

Dokter akan mendiagnosa amenorrhea, semua kemungkinan penyebab lain, seperti gangguan reproduksi tertentu, pertama-tama harus dihilangkan.

Pengujian dapat meliputi:

  • Tes kehamilan, yang dapat berupa urine atau tes darah
  • Pemeriksaan fisik untuk menentukan kesehatan secara keseluruhan dan adanya karakteristik generatif lainnya
  • Riwayat medis, termasuk riwayat ginekologi dan metode kontrasepsi yang digunakan
  • Tes hormon untuk memeriksa fungsi hipotalamus, kelenjar pituitari dan ovarium
  • Scan lainnya, yang dapat mencakup CT scan dan ultrasound dari sistem reproduksi.

Pengobatan untuk amenorrhea

Pengobatan untuk amenorea tergantung pada penyebabnya. Jika kondisi ini disebabkan penurunan berat badan ekstrim dan olahraga yang berlebihan, pengobatan akan melibatkan mendorong Anda untuk menjaga berat badan sehat.

Pilihan pengobatan lainnya dapat mencakup penurunan berat badan (jika kelebihan berat badan) dan mengelola gangguan yang mendasarinya. Terapi penggantian hormon (HRT), seperti kombinasi pil KB, biasanya akan menyebabkan menstruasi untuk kembali, tapi tidak akan memperlakukan setiap penyebab yang mendasari.

Hal yang perlu diingat:

  • Amenorea adalah tidak adanya periode menstruasi.
  • Penyebab paling umum adalah gangguan hormon, yang dapat disebabkan oleh stres emosional, penurunan berat badan ekstrim, olahraga berlebihan atau gangguan reproduksi tertentu.

Punya Keluhan Penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Telp/WA: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis
Follow Instagram: Klinik Atlantis
Follow Facebook: Klinik Atlantis Medan

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

Tinggalkan Balasan

WhatsApp Kami