Apa Itu Kecanduan dan Bagaimana Bisa Terjadi

Apa Itu Kecanduan dan Bagaimana Bisa Terjadi

Apa Itu Kecanduan

Apakah Kamu mempunyai kecanduan akan suatu? Sebenarnya, setiap orang memiliki kecanduannya masing-masing tentang suatu hal. Entah itu kecanduan makanan, bekerja, bermain game, alkohol, berolahraga, belanja, sampai narkoba Sesungguhnya apa sih yang menimbulkan kecanduan ini? Gimana mengenali kalau Kamu menghadapi kecanduan? Apakah kecanduan itu hal wajar? Ataukah sesuatu gangguan secara psikologi?

Apa itu kecanduan?

Kecanduan merupakan keadaan seorang secara tidak sadar kehilangan kontrol terhadap apa yang ia jalani, hal ini diakibatkan penyebab kemauan yang kuat ataupun kegemaran terhadap sesuatu hal dan berlangsung pada waktu yang lama. Orang yang mempunyai kecanduan ini tidak memiliki kendali atas apa yang mereka lakuin, memakai, menggunakan, ataupun mengkonsumsi terhadap sesuatu hal yang mereka jadikan candu.

Kecanduan tidak cuma terjalin pada benda- benda yang bisa Kamu konsumsi saja, nyatanya bagi para pakar banyak tipe kecanduan terhadap sesuatu sikap yang bisa jadi Kamu tidak sadari. Keadaan kecanduan yang terjalin pada seorang bisa memunculkan akibat kurang baik untuk kesehatannya, paling utama kesehatan psikologis. Bukan tidak bisa jadi kecanduan menimbulkan sikap, kerutinan, apalagi guna otak berganti.

Kecanduan berbeda dengan kebiasaan

Pasti saja kecanduan berbeda dengan kerutinan yang dicoba berulang- ulang. Kala Kamu melaksanakan kerutinan yang senantiasa Kamu jalani, Kamu dapat menghentikannya kapan saja cocok dengan keadaan yang terjalin. Tetapi tidak dengan kecanduan, Kamu betul- betul sulit buat menghentikan sikap tersebut, entah apa yang terjalin buat menghentikannya.

Intinya, Kamu kehabisan kontrol serta kendali terhadap apa yang Kamu jalani sehingga tidak sanggup buat menghentikan aktivitas tersebut. Kendala aspek psikologis seorang pula dapat jadi salah satu pemicu kecanduan.

Gimana mengenali kalau aku hadapi kecanduan?

Sebagian karakteristik yang menampilkan seorang hadapi kecanduan ialah:

  • Tidak bisa menyelesaikan dalam melakukan sesuatu kebiasaannya
  • Perubahan emosional yang tidak stabil
  • Meningkatnya nafsu makan
  • Memunculkan insomnia
  • Menarik diri dari lingkungan sosial akibat mementingkan perihal yang jadi kegemarannya
  • Melakukan banyak penyangkalan serta senantiasa membetulkan diri terhadap apa yang ia lakukan
  • Mengalami suatu permasalahan dalam ikatan asmara maupun sosial.

Apa saja pemicu kecanduan?

Saat sebelum mengenali pemicu kecanduan, pada dasarnya keadaan ini dalam 3 tahap ialah:

  • Tahap Awal, dimana kemauan terhadap objek muncul
  • Tahap kedua, mulai menggemari objek tersebut setelah itu kehilangan kendali atas diri sendiri dalam melakukan aktivitas yang berhubungan dengan objek.
  • Tahap akhir ialah terjadai disaat sikap tersebut dilanjutkan menjadi sesuatu kebiasaan yang sulit untuk dihentikan.

Perihal yang jadi pemicu kecanduan sesungguhnya merupakan munculnya rasa bahagia di otak. Apapun kegiatannya, entah itu seks, obat- obatan psikoaktif, harta yang berlimpah, maupun santapan yang rasanya lezat, hendak dimaksud dengan hal yang sama di dalam otak. Otak hendak merespon seluruh kesenangan itu lewat reaksi yang seragam, ialah dengan menciptakan hormon dopamin ataupun hormon kesenangan. Hormon ini hendak bertambah dikala Kamu merasa puas, senang, serta bahagia terhadap sesuatu hal.

Dalam keadaan ini, nyatanya dopamin tidak cuma semata- mata merespon kesenangan yang baru saja Kamu hadapi, namun hormon ini pula menimbulkan mencuat rasa suka yang kelewatan (euforia) yang bisa menyebabkan Kamu kecanduan. Apabila kandungan dopamin yang dihasilkan oleh otak wajar, hingga perihal tersebut tidak hendak menimbulkan kecanduan. Namun dikala Kamu menghadapi kecanduan, objek yang membuat Kamu kecanduan tersebut memicu otak menciptakan dopamin yang kelewatan (euforia).

Cara Mengatasi Kecanduan

Kecanduan dapat diatasi, langkah awal untuk mengatasinya merupakan dengan menarik diri dari kecanduan itu ataupun kegiatan tersebut. Akan ada dampak efek fisik serta psikis yang terjadi setelah Kamu mengakhiri hal kecanduan ataupun melaksanakan aktivitas tersebut.

Gejala fisik yang mungkin dirasakan mencakup mual serta muntah, meriang serta berkeringat, kram serta perih otot, sulit tidur.

Sebaliknya indikasi psikis/ emosi yang bisa jadi dialami tercantum tekanan mental, kecemasan, gampang tersinggung, serta pergantian atmosfer hati. Indikasi‘ penarikan’ ini umumnya berlangsung sepanjang 3 hingga 5 hari.

Apabila Kamu meminta bantuan dokter untuk mengatasi kecanduan tertentu, umumnya hendak diberikan pengawasan medis untuk program penyembuhan di rumah. Serta bisa jadi akan diresepkan obat- obatan buat menekan tanda- tanda penarikan yang parah bila diperlukan.

Program terapi prilaku dan konseling merupakan bagian berarti dalam penyembuhan secara medis. Pengobatan prilaku kognitif kerap kali digunakan untuk menolong penderita mengidentifikasi, menjauhi, serta menghadapi situasi- situasi dimana mereka sangat tergoda unutk kembali menjadi pecandu.

Kekambuhan saat ini tidak lagi dianggap sebagai kegagalan upaya menanggulangi kecanduan. Namun ini dilihat sebagai peluang tuk menekuni strategi yang lebih baik unutk mengidentifikasi dorongan serta buat mengenali  suasana hati dan situasi yang bisa menimbulkan kekambuhan.

Kenyataannya, diperlukan waktu tuk mengganti seluruh aspek mental yang menunjang setiap kebiasaan yang menjadi candu, suasana yang merangsang kemauan, serta aspek- aspek lain. Kecanduan telah mengganti beberapa sirkuit di otak, jadi wajar saja bila perlu waktu untuk mengganti kembali pulih sirkuit- sirkuit otak tersebut.

Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Telepon/WhatsApp: 0811-6131-718

Reservasi Online: Disini

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis
Follow Instagram: Klinik Atlantis
Follow Facebook: Klinik Atlantis Medan

Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

Leave A Reply---