Apa Itu Molluscum Contagiosum

Apa Itu Molluscum Contagiosum

Molluscum_Contagiosum

Molluscum Contagiosum adalah relatif umum dari infeksi virus pada kulit yang paling sering mempengaruhi anak-anak. Akibatnya muncul benjolan (papula) yang tidak menimbulkan rasa sakit dan biasanya hilang dalam waktu satu tahun tanpa pengobatan. Jika papula yang tergores atau terluka, infeksi dapat menyebar ke kulit di sekitarnya.

Ini adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh poxvirus, moluskum kontagiosum. Infeksi muncul dalam bentuk lesi atau benjolan pada kulit anak. Sebagian besar benjolan kecil menghilang dengan sendirinya dan tidak memerlukan perawatan khusus.

Walaupun sering terjadi pada anak-anak, orang dewasa terserang virus ini. Pada orang dewasa, Molluscum Contagiosum dapat menyerang alat kelamin yang dianggap sebagai bagian penyakit menular seksual (PMS).

Mereka tidak menimbulkan rasa sakit yang tegas. Benjolan ini juga tidak meninggalkan bekas luka bahkan ketika tidak ditangani.

Jumlah waktu keberadaan virus di tubuh berbeda untuk setiap anak. Namun, idealnya, benjolan tersebut terus terlihat selama minimal dua bulan.

Dalam beberapa kasus langka, benjolan ini bisa bertahan hingga empat tahun. Infeksi kulit ini bisa menyebar dengan sangat cepat.

Moluskum kontagiosum menyebar melalui kontak langsung orang-ke-orang atau melalui kontak dengan benda-benda yang terkontaminasi. Karena menyebar dengan mudah, dokter sering merekomendasikan perawatan medis, khususnya untuk orang dewasa.

Penyebab Moluskum Kontagiosum

Ketika seseorang mengalami infeksi ini, ia dapat dengan mudah menyebarkannya ke orang lain.

Jadi dalam kasus, anak Moms menyentuh lesi hadir pada kulit orang yang terinfeksi, maka ada kemungkinan bahwa anak Moms mungkin juga diserang oleh virus ini.

Juga, ketika Si Kecil bermain dengan anak-anak lain yang mungkin memiliki infeksi ini, maka ia dapat dengan mudah menyebar.

Virus juga menyebar ketika anak menyentuh permukaan yang sebelumnya telah disentuh oleh orang yang membawa virus moluskum kontagiosum.

Jadi menyentuh hal-hal seperti pakaian, handuk, mainan dll yang sebelumnya telah disentuh oleh orang yang terinfeksi dikatakan cara mudah terkontaminasi oleh virus ini.

Gejala Moluskum Kontagiosum

Gejala yang muncul berupa benjolan, bulat, papula pada kulit.

  • Diameter Kecil – biasanya sekitar 1/16 inci hingga 3/16 inci (sekitar 2-5 milimeter).
  • Ciri khas memiliki titik kecil di atas benjolan.
  • Dapat menjadi merah dan meradang.
  • Dapat dengan mudah dihilangkan dengan menggaruk atau menggosok mereka, tetapi ini menyebar virus ke kulit berdekatan.

Faktor resiko Moluskum Kontagiosum

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang lebih beresiko terkena molluscum contagiosum seperti berikut ini:

  • Paling sering mengenai anak-anak umur 1-10 tahun
  • Orang dengan kekebalan tubuh yang rendah seperti pada penderita HIV
  • Terdapat luka pada kulit seperti orang dengan eksim dermatitis
  • Bertempat tinggal di daerah yang ramai

Perawatan Moluskum Kontagiosum

Bagi orang-orang dengan sistem kekebalan normal, Molluscum Contagiosum sembuh tanpa perawatan dalam waktu enam sampai 12 bulan, meskipun kadang-kadang dapat terjadi sampai bertahun-tahun baru menghilang sepenuhnya. Mungkin memakan waktu lebih lama untuk anak-anak yang sistem kekebalan tubuhnya kurang baik. Benjolan mungkin muncul berkelompok atau hanya satu saja.

Bentuk benjolan tersebut biasanya seperti :

  • Kecil, halus dan mengkilap dalam penampilan
  • Berwarna daging atau bisa juga berwarna merah muda atau putih
  • Berbentuk seperti kubah dengan semacam lesung pipit di pusat
  • Terlihat jelas
  • Terdapat bagian yang bernanah
  • Biasanya dalam ukuran yang bervariasi antara dengan diameter 2 hingga 5 milimeter
  • Biasanya tidak ada di telapak tangan anak atau tidak di telapak kaki
  • Secara spesifik ditemukan muncul di perut, wajah, lengan, badan dan kaki anak

Pada anak-anak dengan sistem kekebalan yang lemah, gejala cenderung lebih signifikan. Dalam kasus seperti itu, luka mungkin dengan diameter sebesar 15 milimeter.

Benjolan mungkin muncul di wajah. Dalam situasi seperti itu, benjolan ini tampak resisten terhadap segala bentuk pengobatan. Bila mendapati gejala atau tanda-tanda di atas, ada baiknya segera periksa ke dokter.

Pencegahan Moluskum Kontagiosum

Cara terbaik untuk mencegah moluskum kontagiosum adalah dengan menghindari sentuhan kulit dengan seseorang yang terinfeksi. Langkah lain yang dapat dilakukan sebagai pencegahan adalah sebagai berikut:

  • Cuci tangan rutin dengan sabun dan air hangat.
  • Ajarkan anak cara mencuci tangan yang baik untuk diterapkan setelah ia bermain atau berinteraksi dengan yang lain.
  • Hindari berbagi penggunaan barang pribadi seperti pakaian, handuk, sabun batang, hingga sikat gigi.
  • Hindari berbagi penggunaan alat olahraga yang langsung menyentuh kulit.
  • Jika muncul bintil di bagain kulit tertentu, hindari untuk menyentuh atau menggaruk area kulit tersebut.
  • Pastikan area bintil selalu bersih dan tertutup untuk menghindari kontak kulit dengan orang lain.
  • Hindari kontak seksual apabila moluskum muncul di area genital.

Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Telepon/WhatsApp: 0811-6131-718

Reservasi Online: Disini

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis
Follow Instagram: Klinik Atlantis
Follow Facebook: Klinik Atlantis Medan

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

Leave A Reply---