Cacar Air – Klinik Atlantis Medan

Cacar Air

Cacar Air

Cacar Air 600x600 1 - Cacar Air

Cacar air umumnya diderita anak-anak di bawah usia 10 tahun. Namun, pada beberapa kasus, penyakit ini juga dapat diderita orang dewasa. Bahkan pada orang dewasa, gejalanya cenderung lebih berat dibandingkan penderita anak-anak.

Penyebab Cacar Air

Penyebab cacar air atau varicella simplex adalah virus varisela zoster. Virus ini dapat menular dengan mudah dan cepat. Penyakit ini disebarkan secara aeorogen atau melalui udara. Penularan cacar air bisa terjadi melalui:
1. Kontak langsung dengan penderita
2. Terkena cairan tubuh penderita melalui bersin atau batuk
3. Memegang barang yang sebelumnya kontak dengan penderita, seperti seprai atau baju kotor

Kapan harus mewaspadai cacar air? Waktu yang harus diwaspadai adalah 1-2 hari sebelum ruam merah muncul hingga 7 hari setelahnya atau hingga bintil benar-benar kering dan mengelupas.

Berikut adalah faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena cacar air:
1. Belum pernah kena cacar air
2. Belum mendapatkan vaksinasi cacar air, terutama ibu hamil
3. Berada dalam satu ruangan dengan penderita cacar air selama lebih dari 1 jam
4. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
5. Satu rumah dengan anak-anak berusia di bawah 10 tahun

Cacar ini nih yang paling sering ditemui. Meskipun, pada saat masih bayi kamu sudah diimunisasi vaksin cacar, tapi kamu masih memiliki kemungkinan untuk terserah cacar air, Quipperian. Namun, di antara jenis teman-temannya yang lain, cacar air adalah yang paling ringan dan mudah disembuhkan. Gejala dari cacar air adalah disertai dengan demam. Fase penyebaran virus cacar air paling tinggi terjadi ketika bintik-bintik di kulit sudah mengering. Maka dari itu, enggak heran deh kalau ada satu teman sekelas kita yang cacar, kemungkinan besar akan menular ke anak yang lain.

Penanganan Cacar Air
1. Minum banyak cairan sehingga tidak dehidrasi
2. Minum parasetamol/pengurang rasa sakit untuk membantu mengurangi sakit dan ketidaknyamanan pada tubuh
3. Memakai sarung tangan saat malam hari, supaya menghindari menggaruk bintik cacar
4. Potong kuku
5. Gunakan krim pendingin atau gel dari apotek
6. Tanyakan apotek untuk menggunakan obat antihistamin untuk membantu mengurangi rasa gatal
7. Mandi dengan air dingin dan menepuk untuk mengeringkan (jangan digosok)
8. Gunakan pakaian yang longgar

Jika ada keraguan mengenai diagnosis, cacar air dapat dikonfirmasi dengan tes laboratorium, termasuk tes darah atau sampel kultur dari cairan ruam.Dokter akan mendiagnosis cacar air berdasarkan ruam.

Vaksin cacar air direkomendasikan untuk:
1. Anak kecil
2. Remaja yang belum pernah divaksin
3. Orang dewasa yang belum pernah divaksin tetapi memiliki potensi tinggi tertular cacar air

Jika seseorang sudah pernah terkena cacar air sebelumnya maka vaksinasi tidak terlalu diperlukan. Orang tersebut memiliki kekebalan seumur hidup. Seseorang bisa terkena cacar air lebih dari sekali tetapi kasus ini jarang ditemukan. Namun apabila seseorang sudah mencapai umur diatas 60 tahun dan muncul ruam cacar air, ada baiknya untuk langsung berkonsultasi dengan dokter.

Punya Keluhan penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tlp/WA: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

Tinggalkan Balasan

WhatsApp Kami