Ciri-Ciri, Penyebab dan Pencegahan Kanker Tulang

Ciri-Ciri, Penyebab dan Pencegahan Kanker Tulang

kanker tulang - Ciri-Ciri, Penyebab dan Pencegahan Kanker Tulang

Definisi Kanker Tulang

Sama seperti jenis kanker lainnya, kanker tulang adalah tumor ganas yang menyerang tulang dan umumnya terjadi di sekitar lutut atau lengan bagian atas). Penyakit ini terjadi akibat adanya pertumbuhan sel tulang yang tidak normal. Kanker tulang dapat menyerang seluruh tulang di dalam tubuh. Akan tetapi dalam banyak kasus, tulang kaki dan lengan yang paling banyak terkena. Kanker tulang tergolong kondisi yang jarang terjadi, hanya sebesar 1% dari seluruh penderita kanker. Tumor yang terbentuk pada tulang pun lebih banyak yang jinak dibandingkan yang ganas.

Penyebab

Sejauh ini, belum diketahui secara pasti apa penyebab pasti kanker tulang. Namun para ahli menyebut jika kondisi ini diduga dipicu oleh perubahan atau mutasi pada gen pengendali pertumbuhan sel atau adanya kesalahan dalam melakukan replikasi DNA pada sel tulang. Hal itu menjadikan sel tumbuh secara tidak terkendali, dan membentuk tumor di tulang. Parahnya, jika tidak segera ditangani, dapat mengakibatkan pengidapnya harus mengamputasi bagian yang terkena kanker. Serupa dengan jenis kanker lain, penyebaran kanker pada tulang terjadi secara bertahap. Tahapan penyebaran kanker tulang ini juga menentukan tingkat keparahan kanker yang menyerang.

Jenis Kanker Tulang

Jika dilihat dari lokasi tempat sel kanker bermula, kanker tulang dikelompokkan ke dalam 4 jenis. Apa saja?

  1. Osteosarcoma
    Jenis kanker tulang yang satu ini terjadi dan mulai berkembang di ujung tulang panjang pada tulang yang sedang aktif pertumbuhannya. Umumnya, jenis kanker tulang ini menyerang bagian tulang kering, paha, serta lengan. Meski bisa menyerang siapa saja, osteosarcoma paling banyak ditemui pada remaja laki-laki berusia 10-19 tahun.
  2. Chondrosarcoma
    Pertumbuhan sel kanker chondrosarcoma terjadi di dalam sel tulang rawan, biasanya menyerang tulang paha, tulang panggul, tulang rusuk, tulang belikat, atau tulang lengan bagian atas. Jenis kanker tulang ini biasanya menyerang orang yang sudah berusia di atas 40 tahun.
  3. Sarkoma Ewing’s
    Kanker ini menyerang jaringan saraf yang belum dewasa pada sumsum tulang. Paling sering menyerang tulang pada bagian paha, tulang kering, dan tulang panggul. Dibandingkan orang dewasa, remaja laki-laki lebih berisiko mengalami kanker ini.
  4. Chordoma
    Kanker tulang ini sering muncul dan menyerang bagian dasar tulang tengkorak. Terkadang juga ditemukan pada tulang belakang. Laki-laki di atas usia 30 tahun memiliki risiko lebih besar, hingga 2 kali lipat lebih tinggi mengidap jenis kanker ini dibandingkan wanita.

Ciri-Ciri dan Gejala Kanker Tulang

Berikut ini adalah tiga tanda dan gejala utama penyakit kanker tulang, yakni:

  • Nyeri Pada Tulang
    Penderita kanker tulang akan merasakan nyeri pada area tulang yang terkena. Awalnya, nyeri hanya terasa sesekali, namun akan menjadi makin sering seiring pertumbuhan kanker. Nyeri akan makin terasa saat bergerak, dan biasanya memburuk di malam hari.
  • Pembengkakan Pada Tulang
    Pembengkakan dan peradangan muncul di area sekitar tulang yang terkena kanker. Apabila pembengkakan terjadi di tulang dekat persendian, penderita akan sulit menggerakkan
  • Radang sendi
    Tulang rapuh. Kanker tulang menyebabkan tulang menjadi rapuh. Bila semakin parah, cedera ringan saja dapat menyebabkan patah tulang.

Beberapa gejala lain yang dapat menyertai tiga tanda utama di atas adalah:

  • Berat badan turun tanpa sebab.
  • Berkeringat di malam hari.
  • Tubuh mudah lelah.
  • Demam.
  • Sensasi kebas atau mati rasa, bila kanker terjadi di tulang belakang dan menekan saraf.
  • Sesak napas, bila kanker tulang menyebar ke paru-paru.

Pengobatan dan Pencegahan Kanker Tulang

Pilihan pengobatan kanker tulang tergantung kepada tingkat keparahan, lokasi, dan jenis kanker. Penanganan kanker tulang dapat dilakukan dengan operasi, kemoterapi, atau radioterapi. Operasi bertujuan untuk mengangkat bagian tulang yang terkena kanker, dan jaringan di sekitarnya bila diperlukan. Kemoterapi merupakan pemberian obat antikanker melalui suntikan ke pembuluh darah. Sementara itu, Radioterapi atau terapi radiasi dilakukan dengan memancarkan sinar radiasi tinggi, seperti sinar X. Prosedur ini lazimnya dilakukan sebelum operasi guna menyusutkan sel kanker, sehingga kanker lebih mudah diangkat. Radioterapi umumnya dilakukan 5 kali dalam seminggu, yang tiap sesinya berlangsung selama beberapa menit.

Walaupun belum diketahui penyebab pastinya, kita masih dapat melakukan beberapa langkah pencegahan agar bisa terhindar dari penyakit ini dengan memahami bagaimana proses timbulnya kanker. Biasanya, kanker muncul karena adanya radikal bebas dan zat karsinogen dalam tubuh. Karena itu, pencegahan yang dapat dilakukan secara umum adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Konsumsilah makanan dan minuman yang mengandung antioksidan dan mineral penting lainnya, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur terutama bagi yang memiliki faktor risiko yang tinggi untuk terkena kanker.

Related Posts---

Leave A Reply---

× WhatsApp
Lewat ke baris perkakas