Disfungsi Ereksi

Disfungsi Ereksi

disfungsi ereksi - Disfungsi Ereksi

Apa itu Disfungsi Ereksi?

Disfungsi ereksi adalah gangguan seksual yang terjadi ketika pria tidak mampu mencapai dan mempertahankan ereksi yang sempurna untuk aktivitas seksual yang memuaskan. Masalah ini kerap terjadi pada pria saat berhubungan intim tanpa disadari. Ironisnya, banyak pria merasa malu saat mengalami disfungsi ereksi.

Oleh karena itu, agar tak berakibat buruk pada hubungan rumah tangga disarankan untuk memeriksakan segera keluhan pada tenaga medis.

Penyebab

Disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh multifaktor yang saling terkait mulai dari gangguan kesehatan pembuluh darah, saraf, hormonal, struktur penis, dan pengaruh obat-obatan tertentu. Berikut beberapa kondisi penyebab disfungsi ereksi :

  • Marah
    Kemarahan dapat membuat darah mengalir ke wajah Anda, tetapi tidak ke satu tempat yang Anda butuhkan ketika Anda ingin berhubungan seks. Tidak mudah untuk merasa romantis ketika Anda mengamuk, apakah kemarahan Anda diarahkan pada pasangan Anda atau tidak. Kemarahan terpendam atau tidak benar dalam mengekspresikan kemarahan dapat berkontribusi untuk masalah kinerja di kamar tidur.
  • Cemas
    Rasa khawatir dan cemas akan membuat Anda tidak akan dapat melakukan performa yang baik dalam segala hal termasuk saat berhubungan seks. Kecemasan dari bagian lain dari kehidupan Anda juga dapat meluas ke kamar tidur. Semua kekhawatiran itu dapat membuat Anda takut dan menghindari keintiman.
  • Obesitas
    Berat badan ekstra atau obesitas pada tubuh Anda dapat memengaruhi kinerja seksual Anda, dan bukan sekadar menurunkan kepercayaan diri Anda. Pria obesitas memiliki tingkat hormon testosteron laki-laki yang lebih rendah, padahal hormon tersebut penting untuk gairah seksual dan ereksi. Kelebihan berat badan juga terkait dengan hipertensi dan pengerasan pembuluh darah yang dapat mengurangi aliran darah ke penis.

Penanganan

Disfungsi ereksi secara berkepanjangan dapat berdampak kepada keharmonisan hubungan dengan pasangan, juga kesulitan mendapat keturunan. Untuk mengatasinya, maka dibutuhkan pengobatan yang sesuai dengan penyebab dasarnya. Karena itu, konsultasi dengan dokter untuk mendiagnosa disfungsi ereksi penting dilakukan. Biasanya, dokter terlebih dahulu akan mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya melalui penelusuran riwayat medis dan pemeriksaan fisik, diikuti tes penunjang. Jika sudah diketahui penyebabnya, maka selanjutnya akan dilakukan pengobatan.

Related Posts---

Leave A Reply---

× WhatsApp