Efelid

Efelid Bercak Hitam Akibat Pigmen 

Pengertian

Efelid adalah bintik-bintik kecil melanin di kulit atau membran yang ditemukan pada orang yang berkulit putih, atau kadang juga orang berkulit hitam dari afrika. Efelid diturunkan secara genetis dan berhubungan dengan keberadaan varian gen melanocortin-1 receptor Mc1R, yang bersifat dominan. Selain itu efelid juga dapat disebabkan oleh sinar matahari. Efelid biasanya ditemukan di wajah, namun juga di berbagai tempat di kulit yang terkenal sinar matahari. Efelid jarang ditemukan pada bayi, dan lebih umum pada anak-anak sebelum masa pubertas.

Efelid atau dikenal juga dengan efelis, frekel, freckle, dan frakles ialah bercak perubahan warna akibat menumpuknya pigmen melanin, berukuran kecil ( 3 – 5 mm ), warnanya coklat muda sampai coklat tua dan biasanya sering terlihat pada daerah yang terkena paparan sinar matahari seperti area wajah, leher, lengan, bahu dan punggung. Beberapa juga mendefinisikan efelid dengan lebih sederhana, yaitu seperti bintik hitam pada kulit yang berbeda dengan warna kulit asli, atau bintik kecoklatan pada kulit yang biasanya sering ditemukan pada orang dengan rambut berwarna terang atau pirang.

Faktor resiko

Pada penyakit ini biasanya timbul pada umur 2 – 5 tahun dan dapat terus terjadi hingga di usia dewasa bahkan sampai menua. Frekuensi terjadinya ini pada pria dan wanita adalah sama. Intinya, penyakit ini dapat mengenai siapapun, tidak melihat berapa umur dan jenis kelamin. Gejala klinis yang timbul cukup sangat jelas, yakni bercak hitam atau kecoklatan di area tubuh yang terkena paparan sinar matahari langsung tanpa perlindungan dari anti UltraViolet, bagian tersebut dapat terasa nyeri atau bahkan panas.

Diagnosa

Hasil pemeriksaan efelid biasanya menunjukan beberapa hal seperti berikut ; dijumpai banyak pigmen melanin di lapisan dasar kulit yang terdalam tanpa peningkatan jumlah sel–sel di epidermis yang memproduksi melanin, ditemukan organel yang mengandung melanin panjang dan berbentuk bintang seperti yang terdapat pada orang-orang berkulit hitam, pada kulit dengan efelid tidak akan dijumpai adanya penambahan melanosit hanya saja pada area tersebut ada jenis melanosit tertentu yang dimana setelah terkena paparan sinar matahari akan membentuk melanin lebih cepat daripada kulit tanpa adanya efelid.

Pencegahan

Pencegahan merupakan langkah paling penting dalam penanganan penyakit ini, caranya sangat sederhana yaitu harus menghindari terkena paparan sinar matahri langsung ( maupun tidak langsung ) dengan cara memakai tabir surya atau pelembap. Kulit yang terkena efelid dapat diminimalisir tampilannya dengan menggunakan bantuan seperti salep Hydrocortison 2 – 5 % dan Asam triklorasetat 50 % pada area yang terkena paparan sinar matahari.

Hal yang perlu diingat adalah, penanganan dan pengobatan efelid sebaiknya berdasarkan saran dan pengawasan dari dokter. Karena permasalahannya berhubungan dengan kulit, berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit atau ahli kecantikan adalah solusi terbaik. Karena efelid lebih sering dijumpai pada orang yang berkulit putih ( biasanya tinggal di negara dengan iklim subtropis yang memiliki empat musim ), maka biasa jumlahnya akan bertambah, lebih besar dan lebih gelap pada musim panas.

Punya Keluhan Penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Telepon/WhatsApp: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

Related Posts---

Leave A Reply---