Eritema Multiformis

Eritema Multiformis

Eritema Multiformis 

Apa Itu Eritema Multiforme

Eritema multiforme (EM) adalah kondisi mukokutan akut yang jarang terjadi yang disebabkan oleh reaksi hipersensitivitas dengan munculnya limfosit T sitotoksik di epitel yang menginduksi apoptosis pada keratinosit, yang menyebabkan nekrosis sel satelit.

EM dapat dipicu oleh berbagai faktor, tetapi hubungan terbaik yang didokumentasikan adalah dengan infeksi sebelumnya dengan virus herpes simpleks (HSV). Sebagian besar kasus lain diprakarsai oleh obat-obatan.

EM telah diklasifikasikan menjadi beberapa varian, terutama bentuk minor dan mayor, karena mungkin melibatkan mulut saja, atau muncul sebagai erupsi kulit dengan atau tanpa lesi oral atau lainnya pada membran mukosa. EM minor biasanya hanya mengenai satu mukosa, dan mungkin berhubungan dengan lesi kulit target yang simetris pada ekstremitas.

EM mayor biasanya melibatkan dua atau lebih membran mukosa dengan keterlibatan kulit yang lebih bervariasi. Varian parah dari EM mayor adalah sindrom Stevens-Johnson, yang biasanya melibatkan kulit secara luas. Baik EM mayor dan sindrom Stevens-Johnson dapat melibatkan organ dalam dan menghasilkan gejala sistemik.

Gejala

Pada penderita eritema multiformis, gejala yang paling utama adalah lesi kulit. Akan tetapi, pada eritema multiformis mayor, sebelum munculnya lesi dapat didahului oleh beberapa gejala seperti:

  1. Demam
  2. Menggigil
  3. Lemah
  4. Nyeri sendi
  5. Rasa tidak enak badan
  6. Kemaluan terasa perih dan nyeri saat buang air kecil
  7. Mata merah dan pedih
  8. Penglihatan kabur dan lebih sensitif terhadap cahaya
  9. Nyeri pada daerah mulut dan tenggorokan, sehingga sulit makan dan minum

Setelah gejala pendahuluan tersebut, lesi kulit akibat eritema multiformis mulai muncul di kulit penderita, baik dalam jumlah sedikit hingga mencapai ratusan buah lesi. Umumnya, lesi kulit pertama kali muncul di daerah punggung tangan atau punggung kaki, kemudian menyebar ke kedua tungkai hingga mencapai badan.

Lesi lebih banyak muncul di lengan daripada di tungkai. Dapat juga muncul di telapak tangan dan kaki, serta mengelompok di daerah siku dan lutut. Selain kaki dan tangan, lesi juga umumnya muncul pada wajah, badan dan leher. Seringkali lesi yang muncul terasa gatal dan seperti terbakar.

Punya Keluhan Penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Telepon/WhatsApp: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

Related Posts---

Leave A Reply---