Eritroderma

Eritroderma

Eritroderma 

Pengertian

Eritroderma adalah kelainan kulit yang ditandai dengan adanya eritema (kemerahan) menyeluruh yang mencakup 90% permukaan tubuh, berlangsung dalam beberapa hari sampai beberapa minggu.

Istilah yang digunakan untuk menggambarkan kemerahan kulit yang intens dan biasanya meluas karena penyakit kulit inflamasi. Ini sering mendahului atau dikaitkan dengan pengelupasan (kulit mengelupas dalam skala atau lapisan), ketika itu juga dikenal sebagai dermatitis eksfoliatif (DE).

Faktor Penyebab

Eritroderma jarang terjadi. Itu dapat muncul pada usia berapa pun dan pada orang-orang dari semua ras. Ini sekitar 3 kali lebih sering terjadi pada pria daripada pada wanita. Sebagian besar memiliki penyakit kulit yang sudah ada sebelumnya atau kondisi sistemik yang diketahui terkait dengan eritroderma. Sekitar 30% kasus eritroderma adalah idiopatik.

Dermatitis atopik eritroderma paling sering menyerang anak-anak dan dewasa muda, tetapi bentuk lain dari eritroderma lebih sering terjadi pada orang paruh baya dan lanjut usia.

  • Perluasan penyakit kulit, misalnya psoriasis, dermatitis seboroik, ptyriasis rubra, pemfigus foliaseus, dermatitis atopik, liken planus, dermatitis kontak, dermatofitosis
  • Penyakit sistemik, misalnya mikosis fungoides, penyakit Hodgkin, limfoma, leukemia, multipel myeloma, kanker paru-paru, kanker rektum, kanker tuba falopii, AIDS Idiopatik (tidak diketahui penyebabnya)

Gejala

Gejalanya yang muncul bervariasi. Awalnya, kulit pada area kemaluan, alat gerak, atau kepala akan memerah, kemudian meluas ke bagian tubuh lain. Setelah 2-6 hari akan muncul skuama (kulit yang mengelupas) mulai dari area lipatan tubuh dan meluas ke area lainnya.

Selain itu, dapat pula ditemui perubahan kuku (rapuh), kebotakan, ruam kulit berwarna keputihan atau kehitaman, kulit terasa kering, kedinginan, menggigil, serta edema (pembengkakan) wajah dan leher.

Semua gejala ini terjadi karena peningkatan pengelupasan epidermis (lapisan kulit terluar), sehingga kulit menjadi tipis, banyak panas, cairan, dan protein yang hilang dari tubuh, maka akibatnya tubuh akan mengkompensasinya dengan cara meningkatkan laju metabolisme, meningkatkan kerja jantung, dan menggigil.

Punya Keluhan Penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Telepon/WhatsApp: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

Related Posts---

Leave A Reply---