Hepatitis C

Hepatitis C

penyakit hepatitis c 1 - Hepatitis C

Hepatitis C adalah peradangan pada organ hati akibat infeksi virus hepatisis C. Sebagian penderita hepatitis C dapat mengalami penyakit liver kronis, hingga mengalami kanker hati.

Hepatitis C menular melalui darah, yaitu saat darah penderita masuk ke dalam pembuluh darah orang lain. Selain itu, hepatitis C juga dapat menular melalui hubungan intim tanpa kondom dengan penderita.

Hepatitis C dapat ditularkan melalui:

Resiko tinggi

  • Alat-alat medis yang tidak steril atau alat-alat medis di dokter gigi dan pengobatan tradisional dengan cara menindik tubuh. Cara penularan hepatitis C diatas sering terjadi di banyak negara. Donor darah, vaksinasi, dan prosedur medis di Australia adalah aman.
  • Di Australia kasus penularan Hepatitis C lebih banyak disebabkan oleh penggunaan alat-alat suntik obat-obatan yang sudah dipakai orang lain, termasuk steroid.
  • Tato dan menindik tubuh dengan alat-alat yang tidak steril.

Resiko rendah

  • Petugas kesehatan yang tertusuk jarum suntik.
  • Penularan dari Ibu ke anak mungkin bisa terjadi selama mengandung atau setelah melahirkan jika si Ibu terinfeksi hepatitis C.
  • Menggunakan barang orang lain yang mungkin ada darah yang tertinggal, contohnya pisau cukur dan sikat gigi.
  • kontak dari darah ke darah selama hubungan seks.
  • Luka tertusuk jarum dari jarum bekas obat-obatan yang dibuang ditempat umum.

Hepatitis C TIDAK DAPAT ditularkan melalui:

  • Pemakaian satu toilet oleh banyak orang.
  • Pemakaian alat makan dan alat minum bersama.
  • Batuk, bersin, berciuman atau berpelukan.
  • Kolam renang.
  • Gigitan nyamuk atau serangga lainnya.

Berikut ini adalah gejala dari hepatitis C akut yang bisa terjadi:

  • Demam
  • Kehilangan nafsu makan
  • Lemas
  • Sakit perut
  • Muntah
  • Penyakit kuning

Setelah terinfeksi hepatitis C hampir 50% dari penderita akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 6 bulan, namun sisanya dapat berkembang menjadi kronis. Sebagian penderita hepatitis C kronis ini dapat mengalami sirosis atau kanker hati dalam 20 tahun.

Gejala yang bisa timbul akibat hepatitis kronis dan kerusakan hati meliputi:

  • Tubuh terasa lelah sepanjang hari
  • Nyeri sendi dan otot
  • Perut kembung
  • Kulit terasa gatal
  • Nafsu makan menurun
  • Mual dan muntah
  • Mudah memar atau berdarah
  • Gangguan ingatan jangka pendek dan sulit berkonsentrasi
  • Mengalami perubahan suasana hati
  • Penyakit kuning
  • Asites
  • Muntah darah
  • Penurunan kesadaran

Dengan pengobatan terkini, lebih dari 90% penderita dapat sembuh dari hepatitis C.

Pengobatan tersebut meliputi:

  • Obat antivirus
    Obat ini umumnya perlu dikonsumsi 12 minggu, tergantung kondisi pasien. Jika diperlukan, dokter bisa memberikan beberapa jenis obat antivirus. Ovat antivirus yang dapat mengobati hepatitis C antara lain adalah sofosbuvir, simeprevir, dan ritonavir.
  • Vaksinasi hepatitis A dan hepatitis B
    Vaksin Hepatitis B dan hepatitis A dilakukan untuk mencegah penderita hepatitis C terkena hepatitis A atau B. Hepatitis A dan Hepatitis B dapat menimbulkan kerusakan hati tambahan dan memperparah komplikasi dari hepatitis C kronis.

Selain mendapat pengobatan, pasien hepatitis C akan dianjurkan dokter untuk melakukan perubahan gaya hidup, seperti:

  • Berolahraga secara teratur
  • Berhenti merokok
  • Tidak minum alkohol lagi
  • Makan makanan dengan gizi seimbang
  • Tidak berbagi penggunaan barang pribadi, seperti sikat gigi dan alat cukur
  • Menghindari konsumsi obat tanpa anjuran dokter.

Komplikasi yang dapat terjadi akibat hepatitis C adalah:

  • Muncul jaringan parut di hati (sirosis)
    Infeksi hepatitis C yang terjadi selama 20-30 tahun membuat timbulnya jaringan parut yang menggantikan jaringan sehat dari hati. Jaringan parut itu akan menyulitkan kerja hati.
  • Kanker hati
    Selain sirosis, infeksi kronis pada hati juga berisiko menyebabkan perubahan pada sel-sel hati menjadi ganas (kanker hati). Perubahan ini dapat terjadi dalam 20 tahun dan bisa berakibat fatal.

Punya Keluhan penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tlp/WA: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

Related Posts---

Leave A Reply---

WhatsApp Kami