fbpx

Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih

infeksi saluran kemih isk - Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih adalah infeksi dan peradangan yang terjadi pada kandung kemih atau vesica urinaria. Infeksi kandung kemih umumnya disebabkan oleh bakteri. Infeksi ini bisa menjadi semakin parah jika bakteri menyebar naik hingga ke ginjal.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seorang wanita menderita infeksi kandung kemih adalah:

  • Aktif secara seksual.
  • Sedang hamil.
  • Menggunakan alat kontrasepsi diafragma.
  • Dalam masa menopause.

Sedangkan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seorang pria untuk menderita infeksi kandung kemih adalah:

  • Infeksi prostat.
  • Penyumbatan sistem kandung kemih akibat tumor atau pembesaran prostat.
  • Mempraktekkan seks anal tanpa memakai pelindung.

Penyebab Infeksi Saluran Kencing pada Wanita

1.  Anatomi pada Tubuh Perempuan

Anatomi tubuh wanita tentu berbeda dengan pria, wanita memiliki panjang uretra (saluran terakhir yang membuang urin ke luar tubuh) yang lebih pendek dibandingkan dengan pria. Perbedaan ini yang membuat bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih wanita.

2.  Kurangnya Konsumsi Air Putih

Saat tubuh kekurangan minum, ginjal akan kehilangan cairan. Ginjal membutuhkan cairan agar dapat berfungsi lebih baik. Ini akan membuat Anda menjadi jarang buang air kecil dan urin menjadi lebih pekat.

3. Tidak Membersihkan Kelamin Dengan Benar

Uretra wanita berada lebih dekat ke anus. Oleh karena itu, wanita sangat disarankan untuk membilas dari depan ke belakang setelah buang air kecil atau buang air besar. Hal ini dilakukan untuk mencegah perpindahan bakteri dari anus ke uretra.

4.  Bakteri Escherichia Coli

Yang paling sering menjadi penyebab infeksi saluran kencing adalah bakteri Escherichia Coli, atau biasa disebut juga sebagai bakteri E. coli.

5. Kebiasaan Seksual

Hubungan seks bisa menjadi salah satu penyebabnya. Biasanya bakteri ini disebarkan lewat aktivitas seksual antara pria dengan wanita. Wanita yang lebih aktif secara seksual memiliki risiko lebih tinggi terhadap infeksi saluran kencing dari pada wanita yang tidak aktif secara seksual. Mempunyai pasangan seksual baru juga meningkatkan risiko seorang wanita terkena infeksi saluran kencing.

6. Pemakaian Alat Kontrasepsi Tertentu

Wanita yang menggunakan alat kontrasepsi jenis diafragma dan spermisida (krim yang dapat membunuh sperma) memiliki risiko terkena infeksi saluran kencing lebih tinggi.

7. Monopause

Seiring dengan proses penuaan, semua wanita akan mengalami proses ini. Fase alami tersebut disebabkan oleh perubahan pada kadar hormon tubuh wanita., kadar hormon estrogen pada wanita lebih rendah, sehingga terjadi perubahan pada saluran kemih wanita. Hal ini membuat wanita lebih rentan terkena infeksi saluran kencing.

Berikut ini adalah beberapa gejala infeksi saluran kencing yang harus diketahui :

– Kemaluan terasa terbakar ketika buang air kecil

– Air seni akan keluar seperti darah atau berwarna keruh.

– Anda akan sering merasa ingin kencing.

– Jika sudah kencing, air seni yang dikeluarkan tidak akan keluar banyak, dan malah disertai rasa sakit.

– Air seni Anda akan berbau tidak sedap.

– Perut bawah di sekitar kemaluan akan terasa kram dan tidak nyaman.

– Suhu tubuh akan naik sehingga kadang terjadi demam.

Punya Keluhan penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tlp/WA: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

Related Posts---

Leave A Reply---

WhatsApp Kami