Kanker Serviks

Kanker Serviks

Kanker Serviks 

Jenis Kanker Serviks

Deteksi jenis kanker serviks yang diderita pasien akan membantu dokter dalam memberikan penanganan yang tepat. Jenis kanker serviks terbagi dua, yaitu:

  • Karsinoma sel skuamosa (KSS). KSS adalah jenis kanker serviks yang paling sering terjadi. KSS bermula pada sel skuamosa, yaitu sel yang melapisi bagian luar leher rahim.
  • Adenokarsinoma. Jenis kanker serviks ini bermula pada sel kelenjar pada saluran leher rahim.

Pada kasus yang jarang, kedua jenis kanker serviks di atas dapat terjadi secara bersamaan.

Stadium Kanker Serviks

Tahap atau stadium digunakan untuk menjelaskan tingkat penyebaran kanker. Semakin tinggi stadium kanker, maka semakin luas penyebarannya. Berikut ini adalah stadium kanker serviks berdasarkan penyebarannya:

Stadium 1

  • Sel kanker tumbuh di permukaan leher rahim, tetapi belum menyebar ke luar rahim.
  • Terdapat kemungkinan kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, namun belum menyerang organ di sekitarnya.
  • Ukuran kanker bervariasi, bahkan bisa lebih dari 4 cm.

 Stadium 2

  • Kanker sudah menyebar ke rahim, namun belum menyebar hingga ke bagian bawah vagina atau dinding panggul.
  • Terdapat kemungkinan kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, namun belum menyerang organ di sekitarnya.
  • Ukuran kanker bervariasi, bahkan bisa lebih dari 4 cm.

Stadium 3

  • Kanker sudah menyebar ke bagian bawah vagina, serta menekan saluran kemih dan menyebabkan hidronefrosis
  • Terdapat kemungkinan kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, namun belum menyerang organ di sekitarnya.

Stadium 4

  • Kanker telah menyebar ke organ lain, seperti kandung kemih, hati, paru-paru, usus atau tulang.

Pencegahan

  • Melakukan tindakan tes Pap Smear. Pap Smear merupakan salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk menemukan adanya perubahan pada bagian serviks, sel serviks, dan lainnya. Tindakan ini sangat penting untuk dilakukan terutama bagi mereka yang sudah menikah dan melahirkan. Di mana jika terjadi tanda-tanda abnormal pada bagian serviksnya, maka akan lebih cepat untuk melakukan penanganan yang lebih intens.
  • Untuk Anda yang masih berusia di bawah 26 tahun, maka bisa melakukan vaksin HPV untuk melindungi dari serangan virus HPV 16 dan HPV 18 yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel serviks secara abnormal.
  • Hindari terjadinya penularan virus HPV, yaitu dengan melakukan hubungan seks yang lebih aman, misalnya tidak berganti-ganti pasangan atau bisa juga dengan menggunakan alat kontrasepsi kondom.

Punya Keluhan Penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Telepon/WhatsApp: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 2022

Leave A Reply---