fbpx

Servisitis

Servisitis

servisitis 600x600 - Servisitis

Servisitis adalah peradangan yang terjadi pada serviks atau leher rahim. Serviks merupakan bagian paling bawah dari rahim yang terhubung dengan vagina. Layaknya jaringan lain dalam tubuh, serviks juga dapat mengalami peradangan karena berbagai alasan, yaitu infeksi (misalnya infeksi menular seksual) dan faktor noninfeksi  (misalnya iritasi atau alergi). Peradangan ini dapat ditunjukkan dengan perdarahan dari vagina di luar masa menstruasi, atau nyeri saat berhubungan seksual, serta keluarnya cairan abnormal dari vagina.

Servisitis dapat terjadi secara akut yang terjadi tiba-tiba dan parah, atau secara kronis yang berkembang dalam waktu lama. Jika kondisi ini tidak diobati, maka servisitis yang terjadi karena infeksi dapat menyebar hingga ke rongga perut, menimbulkan gangguan kesuburan, serta masalah pada janin bagi ibu yang sedang hamil.

Servisitis  adalah kondisi tidak menimbulkan gejala dan hanya diketahui pada saat pemeriksaan dengan gejala yang meliputi:

1. Adanya kotoran (keputihan), kuning atau putih;

2. Perdarahan ringan, kotoran vagina berwarna  merah muda atau coklat;

3. Nyeri di daerah vagina secara teratur;

4. Nyeri selama hubungan seksual.

Jika servisitis menyebabkan gonore atau klamidia dan menyebar ke tuba falopi, pasien dapat merasakan sakit di bagian panggul. Herpes simplex virus hanya menyebabkan peradangan di kulit luar daerah vagina namun tidak dapat menyebabkan infeksi pada kelenjar serviks.

Terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya servisitis, antara lain:

  1. Aktivitas seks yang tidak aman, seperti tanpa mengguakan kondom.
  2. Berhubungan seks dengan banyak pasangan.
  3. Melakukan hubungan seks dengan seseorang yang berisiko tinggi.
  4. Melakukan seks di usia dini.
  5. Memiliki riwayat infeksi menular seksual.

Servisitis disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus yang terjadi saat berhubungan seksual. Contoh infeksi yang menyebar dari hubungan seksual adalah gonore, chlamydia, trikomoniasis, dan herpes genital. Selain infeksi, beberapa kondisi yang dapat menyebabkan servisitis adalah:

  1. Reaksi alergi, terhadap spermisida (zat yang dapat mematikan sperma) atau bahan lateks dari alat-alat kontrasepsi, serta produk-produk kewanitaan.
  2. Pertumbuhan flora normal (bakteri baik) yang tidak terkendali di dalam vagina.
  3. Iritasi atau cedera akibat pemakaian tampon.
  4. Ketidakseimbangan hormon, di mana kadar estrogen jauh lebih rendah dibanding kadar progesteron, sehingga mengganggu kemampuan tubuh dalam mempertahankan kesehatan serviks
  5. Kanker atau efek samping perawatan kanker

Punya Keluhan penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tlp/WA: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

Related Posts---

Leave A Reply---

WhatsApp Kami