Tahi Lalat

Tahi Lalat

Tahi Lalat 

Apakah Tahi Lalat Berbahaya?

Tahi lalat yang normal, tidak berbahaya bagi kesehatan. Meski tidak berbahaya, sebagian orang menjadi tidak percaya diri karena memiliki tahi lalat yang bentuknya mengganggu penampilan. Selain itu, kadang-kadang tahi lalat juga bisa mengganggu keleluasaan. Walaupun umumnya tidak berbahaya, kadang tahi lalat dapat berkembang menjadi kanker kulit melanoma.

Bersifat tidak ganas

Salah satu dokter spesialis kulit kelamin pernah menyampaikan bahwa tahi lalat merupakan tanda lahir berupa suatu massa yang umumnya berwarna coklat atau hitam.

Bulu di tahi lalat

Kemunculan tahi lalat dengan rambut halus membuat sebagian besar perempuan menjadi tidak percaya diri. Apalagi, jika tahi lalat seperti itu tumbuh di wajah.

Ciri tahi lalat yang berbahaya

Tahi lalat yang memiliki pertumbuhan cepat dan membesar cenderung lebih bersifat ganas dibandingkan dengan yang berukuran kecil.

Tanda-tanda yang perlu diwaspadai dari perubahan tahi lalat, yakni ukuran yang bertambah besar, warna tahi lalat yang semakin gelap, timbul peradangan kulit, muncul bintik-bintik dan dibarengi dengan perubahan warna, gatal, nyeri, dan tahi lalat mengeluarkan darah.

Pengangkatan tahi lalat

Upaya menghilangankan tahi lalat bisa juga menggunakan teknologi canggih, seperti laser.

Melanoma

Penampilan kanker kulit melanoma berbeda dengan tahi lalat normal. Kanker kulit melanoma memiliki tepian kasar dan tidak rata, bentuknya tidak simetris, terdiri dari campuran dua atau tiga warna atau lebih, serta berdiameter lebih besar (melebihi 6 mm). Tahi lalat sejenis ini akan terasa gatal dan kadang-kadang mengeluarkan darah.

Seseorang dengan kondisi-kondisi berikut ini memiliki risiko lebih besar untuk terkena kanker kulit melanoma:

  1. Memiliki tahi lalat lebih dari 50 buah.
  2. Sering terpapar sinar matahari. Radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari bersifat merusak jaringan kulit sehingga meningkatkan risiko terkena kanker kulit.
  3. Memiliki anggota keluarga yang menderita melanoma.
  4. Sering mengonsumsi obat-obatan, seperti obat antidepresan, antibiotik, dan obat hormonal.
  5. Memiliki tahi lalat dengan bentuk yang tidak biasa. Harap berhati-hati jika Anda memiliki tahi lalat berukuran lebih besar dibandingkan tahi lalat normal dengan warna cokelat tua di tengahnya dan warna lebih terang pada tepiannya yang tidak rata.
  6. Sudah pernah menderita kanker kulit melanoma.
  7. Memiliki kulit sensitif yang mudah terbakar sinar matahari.

Punya Keluhan Penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Telepon/WhatsApp: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 2022

Related Posts---

Leave A Reply---