Tahi Lalat

Tahi Lalat

Tahi Lalat 

Pengertian

Tahi lalat pada dasarnya tidak berbahaya, tetapi ada kemungkinan berubah menjadi melanoma, bentuk kanker kulit paling serius karena kemampuannya untuk menyebar. Itulah mengapa sangat penting untuk mendeteksi perubahan tahi lalat menjadi melanoma sejak awal.

Semua orang memiliki tahi lalat. Pada umumnya, sebagian besar tahi lalat bersifat jinak. Namun tahi lalat juga dapat berubah sifat menjadi ganas dan menjadi kanker kulit, yang disebut dengan melanoma maligna. Tipe kulit dan paparan sinar ultra violet matahari menjadi faktor yang sangat berpengaruh terhadap angka kejadian melanoma maligna.

Rata-rata orang memiliki 10-40 tahi lalat di tubuhnya. Kebanyakan tahi lalat adalah bawaan lahir, tetapi ada juga yang baru muncul setelah lahir. Sebagian besar tahi lalat muncul selama 20 tahun pertama kehidupan, meskipun ada juga yang terus berkembang hingga usia 40-an. Namun, biasanya sebagian tahi lalat menghilang seiring bertambahnya usia.

Apa itu Melanoma

Melanoma adalah kanker kulit yang paling agresif. Hal ini karena meskipun ukuran kanker di area kulit ini kecil, tetapi ia sangat mudah menyebar ke area lain terutama kelenjar getah bening.
Misalnya pada pasien ini, sangat mungkin telah menyebar ke kelenjar getah bening di ketiak pasien.

Melanoma adalah sel kanker yang berasal dari melanosit. Melonosit ini berfungsi untuk menghasilkan pigmen melanin yang menyebabkan kulit seseorang menjadi gelap.
Itu sebabnya ketika melanosit berubah menjadi kanker melanoma, warnanya menjadi hitam karena melanin yang dihasilkannya.

Gejala

Melonama terjadi karena seringnya terpapar gelombang UV yang terdapat di bawah sinar matahari.

Oleh karena itu, mereka yang duduk dekat dengan garis khatulistiwa dan rutin berjemur (tanning) untuk menggelapkan kulit memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah ini.
Mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan masalah melanoma ini juga memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan yang lain.

Diagnosa

Ada cara mudah untuk mengingat apa yang harus diperiksa ketika memiliki tahi lalat.

Yaitu dengan mengingat ABCDE

  • A – asimetri – Seringkali tahi lalat yang disebabkan oleh kanker melanoma tidak simetris (asimetri). Artinya, ada area yang luas dan ada area yang kecil.
  • B – Border (batas) – Batas kanker melanoma tidak rata dan tidak sama dengan tahi lalat normal.
  • C – Color – Warna tahi lalat juga tidak merata. Beberapa berwarna cerah. Dan beberapa berwarna gelap
  • D – Diameter – Diameter melanoma akan selalu bertambah dari hari ke hari
  • E – Berkembang – Waspadai setiap perubahan pada tahi lalat Anda dalam hal warna, ukuran, dan batas.
  • Diduga sebagai melanoma jika terjadi perubahan

Punya Keluhan Penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Telepon/WhatsApp: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

Related Posts---

Leave A Reply---