fbpx

Tinea Kapitis

Tinea Kapitis

tinea kapitis - Tinea Kapitis

Definisi

Apa itu Tinea Kapitis?

Tinea kapitis adalah salah satu kelainan medis pada kulit yang menyerang bagian rambut kepala. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi jamur dermatofit yang lebih rentan menyerang anak-anak pada usia 3-7 tahun. Komplikasi tinea kapitis bisa berupa kerontokan rambut dan luka permanen di kulit kepala dan sangat menular karena bisa menginfeksi hanya dengan bersentuhan atau kontak langsung dengan si penderita.

Penyebab

Seperti yang disebutkan di atas, tinea kapitis disebabkan oleh jamur dermatofit pada lapisan luar kulit kepala dan batang rambut. Infeksi ini lebih sering terjadi pada kulit yang berkeringat dan lembab. Selain itu, seseorang juga berisiko tertular tinea kapitis jika menyentuh hewan-hewan pembawa penyakit ini. Contoh-contoh hewan pembawa penyakit tinea capitis adalah kucing, anjing, kuda, domba, sapi, dan babi.

Tanda dan Gejala

Gejala penyakit ini dapat bervariasi pada tiap pengidap. Tetapi umumnya kulit kepala seseorang yang terkena penyakit ini akan terasa sangat gatal. Selain itu, di kulit kepala akan tampak bagian bulat yang botak, bersisik, berwarna merah, dan kadang-kadang bengkak. Selain itu, beberapa hal berikut juga sering terjadi pada tanda-tanda kemunculan tinea kapitis :

  • Terdapat bentuk seboroik di kulit kepala yang ditandai kulit bersisik dan kerontokan rambut yang tidak terlalu terlihat.
  • Terdapat pola pustula (bernanah) berkerak dalam satu lokasi atau menyebar.
  • Terdapat titik hitam, yang merupakan tanda kerontokan rambut dari kulit kepala yang bersisik.

Pengobatan dan Pencegahan

Dalam mengobati tinea capitis, dokter biasanya akan mengombinasikan sampo khusus dengan obat oral (obat yang diminum). Obat oral berfungsi membunuh jamur penyebab tinea capitis, sedangkan sampo berfungsi mencegah penyebaran infeksi dan membasmi spora jamur di kepala. Kondisi penderita tinea capitis biasanya mulai menunjukkan perbaikan setelah 4-6 minggu pengobatan. Penderita tetap dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin agar dokter mengetahui perkembangan kondisi hingga benar-benar dipastikan bersih dari infeksi.

Selain itu, untuk meminimalisir penularan penyakit tinea capitis, berikut beberapa hal yang bisa anda lakukan :

  • Selalu menjaga kebersihan tangan.
  • Mencuci rambut dan kulit kepala secara rutin dengan sampo.
  • Jangan berbagi penggunaan barang-barang, seperti sisir, handuk, dan baju, dengan orang lain, atau meminjamkan barang-barang tersebut dengan orang lain.
  • Menghindari hewan yang terinfeksi.
  • Berbagi informasi seputar tinea capitis dengan orang lain mengenai bagaimana cara agar tidak terinfeksi beserta cara pencegahannya.

Related Posts---

Leave A Reply---

WhatsApp Kami