Tinea Pedis (Kutu Air)

Tinea Pedis (Kutu Air)

tinea pedis kutu air - Tinea Pedis (Kutu Air)

Definisi

Apa itu Tinea Pedis?

Tinea pedis atau yang dalam bahasa inggris disebut athlete’s foot (kaki atlet) adalah merupakan infeksi jamur pada kulit biasanya di antara jari kaki yang disebabkan oleh jamur parasit. Penyakit yang juga awam disebut kutu air oleh masyarakat Indonesia ini menyebabkan munculnya kerak, kulit yang bersisik/berkerak atau melepuh, serta rasa gatal pada area kaki yang terinfeksi. Kutu air berisiko tinggi dialami oleh orang yang kurang menjaga kebersihan kaki, jarang mengganti kaus kaki, dan sering menggunakan sarana publik seperti pemandian umum.

Penyebab

Kutu air atau tinea pedis ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis jamur seperti genus trichophyton, yaitu jamur epidermophyton floccosum, namun yang paling sering adalah dermatophytes, jamur yang juga menjadi penyebab kurap. Jamur-jamur penyebab kutu air merupakan jamur yang hidup di lingkungan bersuhu hangat dan lembap, seperti kamar mandi dan kolam renang. Seseorang dapat tertular jamur kutu air melalui sentuhan langsung dengan kulit yang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi.

Tanda dan Gejala

Kutu air menimbulkan gejala berupa ruam bersisik yang terasa gatal dan terdapat di antara sela-sela jari kaki. Kutu air juga dapat menimbulkan gejala lain, di antaranya:

  • gatal, menyengat, dan sensasi seperti terbakar di antara jari-jari kaki atau telapak kaki
  • kulit di kaki yang retak dan terkelupas , paling sering terjadi di antara jari-jari kaki dan telapak kaki
  • kuku kaki berubah warna, tebal, dan rapuh

Pengobatan dan Pencegahan

Kutu air atau Tinea Pedis ini biasanya dapat diobati dengan obat antijamur topikal yang dijual bebas dipasaran (Obat OTC). Jika obat OTC tidak dapat mengobati infeksi, dokter Anda mungkin akan meresepkan obat antijamur oral yang kuat. Selain itu, Tea tree oil juga dipercaya dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengatasi kutu air. Namun, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakannya, guna meminimalkan kemungkinan terjadinya efek samping.

Untuk menghindari terjadinya kutu air pada daerah-daerah tertentu, sebaiknya terlebih dahulu menjaga kebersihan pada diri kita, kemudian usahakan untuk tidak memakai sandal atau sepatu yang lembab atau basah, karena biasanya kutu air sering hinggap didaerah-daerah tempat seperti itu. Usahakan ketika mandi untuk tidak bertukar handuk, karena ini bisa mengakibatkan timbulnya jamur pada kulit kita dan badan akan terasa gatal-gatal. Dan masih banyak lagi yang bisa membuat kutu air menyerang kita. Lakukan lah beberapa tips berikut untuk terhindar dari kutu air :

  • Memastikan kaki dalam keadaan kering dengan membatasi penggunaan sepatu yang terlalu ketat dan sempit.
  • Menggunakan bedak antijamur pada kaki yang terinfeksi untuk mencegah infeksi tinea pedis kembali.
  • Menjaga agar kuku kaki selalu pendek atau terpotong rapi. Gunakan gunting kuku yang berbeda dengan gunting kuku yang digunakan untuk area yang sedang terinfeksi.
  • Gunakan kaos kaki yang terbuat dari bahan yang ringan dan dapat menyerap kelembapan serta rutin mengganti kaos kaki jika kaki mulai terasa lembap.
  • Kurangi berjalan tanpa alas kaki di fasilitas umum, seperti kolam renang dan kamar mandi umum. Gunakan sandal agar kaki yang lembap tidak berada di dalam kondisi tertutup.
  • Gunakan pemutih klorin dalam larutan pembersih kaos kaki atau larutan pembersih lantai, bak mandi, lantai kamar mandi, dan permukaan konter untuk mencegah penyebaran infeksi jamur.
  • Hindari menggunakan sepatu yang sama atau sepatu bekas secara bergantian untuk mengurangi sekaligus menghindari risiko penularan infeksi jamur dari orang yang terinfeksi tinea pedis.
  • Jagalah selalu kebersihan kaos kaki dan sepatu, serta hindari juga penggunaan handuk secara bergantian.

Related Posts---

Leave A Reply---

× WhatsApp
Lewat ke baris perkakas