Tips Menghindari Disfungsi Ereksi

Tips Menghindari Disfungsi Ereksi

Tips_Menghindari_Disfungsi_Ereksi

Penyebab

Disfungsi ereksi adalah gangguan seksual yang terjadi ketika pria tidak mampu mencapai dan mempertahankan ereksi yang sempurna untuk aktivitas seksual yang memuaskan. Masalah ini kerap terjadi pada pria saat berhubungan intim tanpa disadari.

Kerusakan saraf yang menuju dan meninggalkan penis juga bisa menyebabkan impotensi. Kerusakan saraf ini bisa terjadi akibat:

  1. Cedera diabetes melitus
  2. Sklerosis multiple
  3. Stroke
  4. Obat-obatan
  5. Alkohol
  6. Penyakit tulang belakang bagian bawah
  7. Pembedahan rektum atau prostat

Sekitar 25% kasus disfungsi ereksi disebabkan oleh obat-obatan (terutama pada pria usia lanjut yang banyak mengonsumsi obat-obatan).

Obat-obat yang bisa menyebabkan impotensi adalah:

  1. Anti-hipertensi
  2. Anti-psikosa
  3. Anti-depresi
  4. Obat penenang
  5. Simetidin
  6. Litium

Kadang disfungsi ereksi terjadi akibat rendahnya kadar hormon testosteron. Tetapi penurunan kadar hormon pria (yang cenderung terjadi akibat proses penuaan), biasanya lebih sering menyebabkan penurunan gairah seksual (libido).

Disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari gaya hidup yang tidak baik, gangguan psikologis, hingga efek samping obat-obatan. Disfungsi ereksi juga dapat dipengaruhi oleh beberapa penyakit, seperti:

  1. Gangguan hormon
  2. Diabetes
  3. Hipertensi
  4. Penyakit jantung

Terkadang disfungsi ereksi itu akibat dari pola gaya hidup yang tidak baik, walaupun kondisi ini bisa diobati.

Seseorang yang mengalami penyakit ini akan kesulitan untuk ereksi atau mempertahankan ereksi. Penderita disfungsi ereksi juga mengalami penurunan gairah seksual. Keluhan ini dapat muncul tiba-tiba atau secara bertahap.

Ironisnya, banyak pria merasa malu saat mengalami disfungsi ereksi. Bahkan, banyak yang merasa segan untuk berkonsultasi kepada ahli medis tentang kondisi tersebut. Padahal, disfungsi ereksi bisa diatasi jika diketahui penyebabnya.

Gejala disfungsi ereksi

Gejala yang berhubungan dengan disfungsi ereksi antara lain:

  1. Sulit mendapatkan ereksi
  2. Sulit menjaga ereksi
  3. Berkurangnya keinginan untuk melakukan hubungan seksual

Faktor resiko

Faktor resiko yang dapat berkontribusi pada disfungsi ereksi antara lain:

  • Kondisi medis, khususnya diabetes atau penyakit jantung.
  • Penggunaan tembakau, yang dapat membatasi aliran darah ke vena dan arteri. Penggunaan tembakau dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan kronis yang memicu disfungsi ereksi.
  • Kelebihan berat badan (obesitas).
  • Pengobatan medis tertentu, seperti operasi prostate atau pengobatan radiasi untuk kanker.
  • Cidera, khususnya jika terjadi kerusakan syaraf yang mengontrol ereksi.
  • Obat, antara lain antidepresan, antihistamine dan obat untuk mengobati tekanan darah tinggi, nyeri atau kanker prostat.
  • Kondisi psikis, seperti stres, gelisah atau depresi.
  • Penyalahgunaan alkohol dan obat.
  • Bersepeda dalam waktu lama, yang dapat menekan syaraf dan berefek pada aliran darah menuju penis yang menyebabkan disfungsi ereksi sementara.

Penanganan

Disfungsi ereksi secara berkepanjangan dapat berdampak kepada keharmonisan hubungan dengan pasangan, juga kesulitan mendapat keturunan. Untuk mengatasinya, maka dibutuhkan pengobatan yang sesuai dengan penyebab dasarnya. Karena itu, konsultasi dengan dokter untuk mendiagnosa disfungsi ereksi penting dilakukan. Biasanya, dokter terlebih dahulu akan mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya melalui penelusuran riwayat medis dan pemeriksaan fisik, diikuti tes penunjang. Jika sudah diketahui penyebabnya, maka selanjutnya akan dilakukan pengobatan.

Oleh karena itu, agar tak berakibat buruk pada hubungan rumah tangga disarankan untuk memeriksakan segera keluhan pada tenaga medis. Dokter ahli bakal memberikan pengobatan yang spesifik karena penyebab disfungsi ereksi yang berbeda-beda pada setiap orang.

Tips menghindari disfungsi ereksi

  1. Berhenti merokok
  2. Ikuti pola hidup sehat
  3. Jaga berat badan yang sehat untuk mencegah diabetes dan tekanan darah tinggi
  4. Aktif secara fisik
  5. Hindari menggunakan obat-obatan terlarang

Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Telepon/WhatsApp: 0811-6131-718

Reservasi Online: Disini

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis
Follow Instagram: Klinik Atlantis
Follow Facebook: Klinik Atlantis Medan

Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

2 Comments ---

  1. erectile dysfunction treatment
    erectile repair erectile enhancer does erectile dysfunction destroy marriages
  2. top erection pills
    erectile dysfunction when viagra doesn t work does erectile dysfunction come on suddenly ace inhibitors erectile dysfunction

Leave A Reply---