Turun Berok

Turun Berok

Turun Berok 

Pengertian

Turun Berok atau dalam bahasa lain sering disebut Hernia terdiri atas beberapa jenis, yaitu:

  1. Hernia inguinalis, terjadi ketika sebagian usus atau jaringan lemak di rongga perut mencuat ke selangkangan. Merupakan jenis hernia yang paling sering terjadi dan pria memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalaminya.
  2. Hernia femoralis, terjadi ketika jaringan lemak atau sebagian usus mencuat ke paha atas bagian dalam.
  3. Hernia umbilikus, terjadi ketika sebagian usus atau jaringan lemak mendorong dan mencuat di dinding perut, tepatnya di pusar sering terjadi pada bayi.
  4. Hernia hiatus, terjadi ketika sebagian lambung mencuat ke dalam rongga dada melalui diafragma (sekat antara rongga dada dan rongga perut). Jenis hernia ini umumnya terjadi pada lansia (>50 tahun).
  5. Hernia insisional, terjadi ketika usus atau jaringan mencuat melalui bekas luka operasi di bagian perut atau panggul.
  6. Hernia epigastrik, terjadi ketika jaringan lemak mencuat melalui dinding perut bagian atas, tepatnya dari uluhati hingga pusar.
  7. Hernia spigelian, terjadi ketika sebagian usus mendorong jaringan ikat (spigelian fascia) yang terletak di sisi luar otot rektus abdominus, yaitu otot yang membentang dari tulang rusuk hingga tulang panggul dengan karakteristik tonjolan yang dikenal dengan ‘six pack’.
  8. Hernia diafragma, terjadi ketika sebagian organ lambung mencuat masuk ke rongga dada melalui celah diafragma. Hernia jenis ini juga dapat dialami oleh bayi ketika pembentukan diafragma kurang sempurna.
  9. Hernia otot, terjadi ketika sebagian otot mencuat melalui dinding perut. Jenis hernia ini juga dapat terjadi pada otot kaki akibat cedera saat berolahraga.

Penyebab Hernia

Sedangkan untuk penyebab hernia ini terjadi karena kombinasi kelemahan dan ketegangan otot. Perkembangan hernia tergantung pada penyebabnya. Namun, pada dasarnya penyebab umum penyakit hernia adalah usia, batuk, kerusakan akibat cedera atau operasi, hamil, sembelit, dan lainnya.

Penyebab melemahnya otot tubuh:

  1. Umur
  2. Batuk kronis
  3. Bawaan sejak lahir, terutama di pusar dan diafragma
  4. Cedera atau komplikasi pada operasi di bagian perut

Gejala Hernia

Gejala hernia tergantung pada lokasi dan tingkat keparahannya. Namun paling umum dapat diketahui dengan kemunculan tonjolan pada area yang terinfeksi. Rasa sakit akibat tonjolan di area terinfeksi akan semakin terasa ketika membungkuk, batuk, dan berdiri.

Berikut gejala hernia yang dapat dikenali:

  1. Terdapat tonjolan di selangkangan.
  2. Ukuran tonjolan semakin membesar.
  3. Rasa nyeri pada area benjolan, terutama ketika tubuh sedang mengangkat atau membawa benda berat.
  4. Rasa tidak nyaman dan berat pada perut ketika membungkuk.
  5. Konstipasi atau sembelit.
  6. Untuk hernia hiatus, ditandai dengan nyeri dada, sulit menelan, dan heartburn.

Punya Keluhan Penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Telepon/WhatsApp: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 2022

Related Posts---

Leave A Reply---