fbpx

Varikokel

Varikokel

varikokel 600x600 - Varikokel

Varikokel adalah pembengkakan pada pembuluh darah vena dalam kantong zakar (skrotum). Varikokel terjadi di skrotum yang berfungsi menahan testis serta mengandung arteri dan vena di saluran sperma (spermatic cord) pada setiap testis di atas skrotum. Pembuluh darah yang membawa darah dari testis ke penis tersebut seharusnya tidak teraba atau terasa, tetapi saat terjadi varikokel pembuluh darah vena tersebut tampak seperti banyak cacing dalam skrotum. Kondisi ini serupa dengan varises pada tungkai.
Varikokel dapat terbentuk sekitar umur 15 hingga 25 tahun, dan sebagian besar ditemukan pada skrotum sebelah kiri. Namun, varikokel tetap dapat terjadi pada kedua sisi skrotum. Sebagian besar kasus varikokel terjadi karena katup pembuluh darah vena tidak berfungsi dengan baik.

Penyebab varikokel adalah karena produksi sperma yang rendah dan penurunan kualitas sperma, yang dapat menyebabkan infertilitas dalam keadaan yang lebih parah. Namun, tidak semua penyakit varikokel memengaruhi produksi sperma. Varikokel atau yang terkadang kurang tepat dieja menjadi verikokel juga dapat menyebabkan testis menyusut. Tentunya gejala varikokel yang seperti ini menjadi momok yang menakutkan untuk para pria.

Varikokel dapat menyebabkan:

1. Penyusutan testis yang terkena dampak (atrofi).

Sebagian besar testis terdiri dari tubulus yang memproduksi sperma. Ketika rusak, seperti dari varikokel, testis menyusut. Tidak jelas apa yang menyebabkan testis mengecil, tetapi katup yang rusak memungkinkan darah dalam pembuluh darah, yang dapat mengakibatkan peningkatan tekanan dalam pembuluh darah dan paparan racun dalam darah yang dapat menyebabkan kerusakan testis.

2. Tidak jelas bagaimana varikokel memengaruhi kesuburan.

Pembuluh darah testis mendinginkan darah di arteri testis, membantu untuk mempertahankan suhu yang tepat untuk produksi sperma yang optimal. Dengan menghalangi aliran darah, varikokel dapat menjadikan suhu terlalu tinggi, yang memengaruhi pembentukan sperma dan gerakan (motilitas).

Gejala Varikokel

Varikokel sering tidak menghasilkan tanda atau gejala. Jarang juga menyebabkan rasa sakit. Rasa sakit yang amat sangat dengan beberapa reaksinya, seperti:

  1. Bervariasi dari ketidaknyamanan yang tajam hingga membosankan
  2. Tingkatkan dengan berdiri atau aktivitas fisik, terutama dalam jangka waktu lama
  3. Memburuk selama satu hari
  4. Berkurang ketika kamu berbaring telentang
  5. Kesuburan terganggu

Namun pada sebagian penderita, penyakit ini dapat menimbulkan keluhan:

  • Rasa tidak nyaman pada skrotum.
  • Nyeri yang bertambah saat berdiri atau melakukan aktivitas fisik dalam waktu lama, dan berkurang saat berbaring.
  • Benjolan di salah satu testis.
  • Skrotum menjadi bengkak.
  • Seiring waktu, pembesaran vena yang terjadi akan terlihat seperti cacing pada skrotum.

Kenapa varikokel menyebabkan masalah kesuburan?

Subur tidaknya seorang pria dipengaruhi oleh kualitas sperma yang diproduksi oleh testis di dalam buah zakar. Aliran darah dari jantung menuju penis ketika pria mendapatkan rangsangan seksual akan menciptakan ereksi. Di saat yang bersamaan, skrotum (buah zakar) tertarik ke dalam tubuh untuk mempersiapkan air mani.

Adanya pembengkakan pembuluh darah vena akibat verikokel menyebabkan katup pembuluh vena tidak bisa berfungsi optimal untuk mengembalikan darah ke jantung. Darah yang terjebak di area intim ini semakin lama akan meningkatkan suhu di sekitar testis dari seharusnya.

Padahal, agar testis dapat memproduksi kloter sperma yang sehat dan berkualitas, suhu di sekitarnya tak boleh melebihi dari 4 derajat di atas suhu tubuh normal. Suhu panas akan sangat memengaruhi kualitas sperma. Peningkatan suhu satu derajat saja akan mengurangi jumlah sperma sebanyak 40 persen.

Diagnosis varikokel diawali dengan pemeriksaan fisik untuk mengetahui kondisi penderita. Pemeriksaan tersebut dengan merasakan varikokel yang ditandai dengan massa yang keras di atas testis dan terasa berbentuk seperti cacing. Dokter juga dapat meminta pasien melakukan gerakan membuang napas dengan mulut dan hidung tertutup untuk memperjelas pembesaran pembuluh vena. Guna memastikan dan mencari penyebabnya, dokter urologi dapat menyarankan serangkaian pemeriksaan penunjang, antara lain :

1. USG skrotum : Pemeriksaan ini bertujuan melihat ukuran pembuluh darah dan aliran darah secara detail.

2. Pengukuran volume testis : Alat untuk mengukur volume testis bernama orkidometer.

3. Pemeriksaan sperma : Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat kesuburan.

Punya Keluhan penyakit? Hubungi kami untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tlp/WA: 0811-6131-718

Subscribe Youtube: Klinik Atlantis

KLINIK ATLANTIS
Alamat: Jalan Williem Iskandar ( Pancing ) Komplek MMTC Blok A No. 17-18, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Sumatera Utara 20223

Related Posts---

Leave A Reply---

WhatsApp Kami