fbpx

Waspada! Ini 9 Penyakit Kelamin Berbahaya Namun Tak Menampakkan Gejala

Waspada! Ini 9 Penyakit Kelamin Berbahaya Namun Tak Menampakkan Gejala

penyakit kelamin - Waspada! Ini 9 Penyakit Kelamin Berbahaya Namun Tak Menampakkan Gejala

KlinikAtlantis.com – Setiap hal yang kita lakukan selalu memiliki resiko termasuk dalam berhubungan seks. Jika tak sesuai aturan, maka bisa menyebabkan penyakit kelamin. Penyakit kelamin tidak selalu pasti menimbulkan gejala yang kasat mata. Beberapa macam penyakit kelamin bisa sama sekali tidak bergejala sehingga Anda tidak pernah sadar sebenarnya sudah mengidap penyakit ini sejak lama, sampai pada akhirnya mengalami komplikasi serius.

Penyakit kelamin adalah infeksi yang didapatkan dari penetrasi seks tanpa kondom (secara oral, vaginal, atau anal), atau bahkan dengan bergantian pakai mainan seks. Pria dan wanita sama-sama berisiko terinfeksi penyakit kelamin. Beberapa penyakit menular seksual dapat disembuhkan dengan cepat, sementara beberapa memerlukan diagnosis dan perawatan berkelanjutan dalam waktu lama. Berikut ini beberapa penyakit kelamin yang paling sering terjadi :

Kutil Kelamin

Kondiloma akuminata atau yang lebih dikenal dengan kutil kelamin adalah benjolan kecil yang tumbuh di sekitar area kelamin dan dubur yang muncul akibat infeksi menular seksual. Kutil kelamin umumnya muncul akibat infeksi HPV (human papillomavirus) tertentu, yaitu HPV 6 dan 11. Selain kutil pada vagina atau penis, HPV juga bisa menyebabkan kanker serviks pada wanita.

Penyebaran kutil kelamin biasanya terjadi melalui hubungan seksual, baik melalui vagina, maupun secara oral atau anal. Di samping itu, virus juga bisa menular ketika tangan penderita kutil kelamin menyentuh kelamin sendiri, lalu menyentuh kelamin pasangannya. Selain itu, bisa di akibatkan dengan berbagi penggunaan alat bantu seks (sex toys).

Gonore

Penyakit kencing nanah atau dalam dunia kedokteran disebut Gonore merupakan suatu penyakit menular seksual yang masuk dalam kategori penyakit kelamin dan umum di alami oleh pria maupun wanita karena disebabkan oleh bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Bakteri gonococcus biasanya ditemukan di cairan penis dan vagina dari orang yang terinfeksi.

Sebagian besar laki-laki mungkin tidak akan menyadari gejala bahwa ia telah mengidap gonore, karena beberapa laki-laki memang tidak mendapatkan gejalanya. Gejala yang paling umum dan paling pertama dikenali adalah rasa panas atau terbakar ketika buang air kecil. Sementara itu beberapa perempuan sulit mengidentifikasi gejala gonore ini, sebab gejala yang muncul ada kemiripan dengan infeksi lain. Gejala penyakit seksual menular pada perempuan ini awalnya tidak terbentuk dengan jelas, seperti infeksi jamur vagina pada umumnya, sehingga beberapa perempuan salah menebak infeksi yang diidapnya.

Sifilis

Sifilis, atau dikenal juga dengan raja singa, adalah penyakit infeksi menular seksual yang bersifat kronis. Sifilis disebabkan oleh Treponema pallidum. Sifilis dapat menyerang organ-organ dalam tubuh seperti jantung, otak dan susunan saraf. Penyakit sifilis dapat menyerang laki-laki maupun wanita, dan segala usia.

Umumnya, infeksi ini menyebar melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi Treponema pallidum. Selain melalui hubungan intim, bakteri penyebab sifilis juga bisa menyebar melalui pajanan cairan tubuh penderitanya, misalnya melalui darah. Berbagi jarum juga bisa menularkan infeksi penyakit ini, baik pada pengguna narkoba suntik maupun pada penyuka seni merajah tubuh, misalnya tato dan menindik telinga.

Herpes Genital

Herpes genital adalah infeksi pada alat kelamin yang disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV) dan bisa terjadi pada pria dan wanita. Penyakit ini termasuk salah satu infeksi menular seksual (IMS) karena umumnya ditularkan melalui hubungan seksual (vagina, anal, dan oral). Penyakit ini biasanya ditandai dengan bentol-bentol berair pada alat kelamin, anus, atau mulut. Herpes genital dapat menyebar melalui sentuhan, meski lebih sering menyebar melalui hubungan seksual.

Sebagian besar orang yang terinfeksi herpes genital tidak mengetahui bahwa mereka sedang terinfeksi karena tidak merasakan gejala dan tanda apa pun. Namun, beberapa gejala khas dari herpes genital berupa nyeri atau gatal di area alat kelamin atau bokong, nyeri saat buang air kecil dan gejala seperti flu seperti pembengkakan kelenjar getah bening di lipatan paha, sakit kepala, nyeri otot, dan demam.

Vaginitis

Vaginitis adalah infeksi atau inflamasi yang terjadi pada vagina. Kondisi ini umumnya disertai indikasi berupa munculnya keputihan, perubahan warna dan jumlah keputihan yang dialami, bau yang ditimbulkan, iritasi atau gatal-gatal pada vagina, rasa sakit saat berhubungan seks maupun buang air kecil, serta flek atau pendarahan ringan. Vaginitis paling sering terjadi pada wanita muda yang aktif secara seksual.

Penyebab paling umum dari vaginitis adalah bacterial vaginosis, infeksi jamur, trichomoniasis, dan vaginitis non infeksius. Meski bisa di tangani sendiri, anda perlu mengonsultasikan dengan dokter untuk menemukan penyebab pasti dari infeksi tersebut.

Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah salah satu infeksi menular seksual paling umum terjadi yang disebabkan parasit bersel satu dan biasa disebut Trichomonas vaginalis (TV). Penyakit ini bisa menular melalui hubungan seksual. Baik pria maupun wanita bisa terinfeksi penyakit kelamin ini, tapi lebih sering terjadi pada wanita.

Namun tidak semua pengidapnya akan mengalami gejala. Sekitar setengah dari mereka yang terinfeksi parasit ini tidak mengalami gejala apa pun. Akan tetapi, seorang pengidap trikomoniasis dapat menularkan parasit pada orang lain melalui pinjam meminjam handuk dan pakaian dalam.

Klamidia

Klamidia atau Chlamydia adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri chlamydia trachomatis. Penyakit ini bisa menjangkiti pria dan wanita dalam segala usia. Namun sebagian besar kasus chlamydia dialami oleh wanita berusia muda yang aktif secara seksual. Penyakit ini bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius jika tidak segera ditangani dengan tuntas.

Human Papillomavirus (HPV)

Human Papillomavirus (HPV) adalah virus yang dapat menyebabkan tumbuhnya kutil di berbagai bagian tubuh. Virus ini hidup pada sel-sel kulit dan memiliki lebih dari 100 jenis. Virus ini umumnya menular melalui kontak langsung dengan kulit atau hubungan seksual. Ada berbagai jenis HPV, beberapa di antaranya menjadi penyebab kanker serviks.

HPV adalah infeksi yang disebabkan oleh virus human papillovirus. Virus tipe 6, 11, 16, dan 18 menyebabkan kutil kelamin dan kanker serviks dan menular secara seksual. Virus masih bisa menyebar walaupun orang yang membawa virus tidak memiliki gejala atau tidak merasa sakit apapun. Kutil dan kanker serviks dapat terbentuk dalam beberapa tahun setelah paparan HPV.

HIV dan AIDS

Human Immunodeficiency Virus atau HIV adalah virus yang menyebabkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Pada prosesnya, HIV menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh secara drastis sehingga memungkinkan penyakit, bakteri, virus, dan infeksi lainnya menyerang tubuh. Dan parahnya, jika sudah terinfeksi HIV tak akan bisa disembuhkan sama sekali.

Sementara itu, AIDS adalah kondisi yang paling parah dari penyakit HIV dan ditandai dengan munculnya penyakit lain, seperti kanker dan berbagai infeksi, yang muncul seiring dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh Anda. Namun perawatan akan memperlambat kerusakan pada sistem kekebalan tubuh sehingga orang dengan HIV dapat tetap baik, hidup sehat dan memuaskan.

Related Posts---

Leave A Reply---

WhatsApp Kami